1. Fokus pada Pembangunan Infrastruktur Berbasis Konektivitas Regional
DPRD Jabar merumuskan strategi mewujudkan daerah lebih maju dengan prioritas pembangunan infrastruktur yang menghubungkan kawasan industri, pertanian, dan pariwisata. Mereka mengaspirasikan pembangunan jalan lingkar selatan dan timur untuk mengurangi kemacetan di jalur utama. DPRD juga mendorong penyelesaian proyek kereta api ringan (LRT) di kawasan Bandung Raya dan Jabodetabek. Selain itu, mereka mengusulkan pengembangan pelabuhan regional di Indramayu dan Cirebon untuk menunjang distribusi logistik. Strategi ini dilengkapi dengan pengawasan ketat terhadap kualitas konstruksi agar tidak mangkrak. DPRD meyakini konektivitas yang baik akan menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja.
2. Meningkatkan Daya Saing Sumber Daya Manusia melalui Vokasi dan Inovasi
DPRD Jabar melihat bahwa kemajuan daerah tidak lepas dari kualitas SDM. Mereka mengaspirasikan penguatan pendidikan vokasi yang link and match dengan industri manufaktur dan teknologi digital. DPRD mendorong pembentukan politeknik negeri baru di daerah selatan seperti Sukabumi dan Tasikmalaya. Selain itu, mereka mengusulkan program beasiswa prestasi untuk studi di dalam dan luar negeri dengan ikatan dinas. DPRD juga meminta pemerintah provinsi menggandeng startup teknologi untuk melatih UMKM agar mampu bersaing secara global. Strategi ini didukung anggaran khusus untuk riset dan inovasi di perguruan tinggi negeri.
3. Mendorong Digitalisasi Birokrasi dan Pelayanan Publik
Dalam strategi mewujudkan daerah lebih maju, DPRD Jabar menyoroti pentingnya transformasi digital di sektor pemerintahan. Mereka mengaspirasikan integrasi semua layanan perizinan, kesehatan, dan pendidikan dalam satu portal super app Jabar Super Service. DPRD mendorong penerapan tanda tangan digital dan arsip elektronik untuk menghilangkan praktik pungli. Mereka juga mengusulkan pembangunan pusat data terpadu yang aman dari serangan siber. Selain itu, DPRD mengawasi penggunaan aplikasi e-planning dan e-budgeting agar perencanaan pembangunan lebih transparan. Strategi ini diharapkan meningkatkan indeks e-government Jawa Barat di tingkat nasional.
4. Membangun Kemajuan Berbasis Penguatan Ekonomi Kreatif dan Pariwisata
DPRD Jabar mengaspirasikan bahwa kemajuan daerah harus bertumpak pada potensi ekonomi kreatif dan pariwisata yang melimpah. Mereka mendorong https://aspirasidprdjabar.com/ pembentukan Dewan Ekonomi Kreatif Provinsi yang melibatkan pelaku seni, fashion, kuliner, dan desain. DPRD mengusulkan penyelenggaraan even tahunan seperti Jabar Creative Festival di beberapa kota sekaligus. Selain itu, mereka mendukung pengembangan desa wisata berstandar internasional di Pangandaran, Garut, dan Ciwidey. DPRD juga meminta insentif pajak bagi investor yang membangun hotel dan restoran ramah lingkungan. Strategi ini dilengkapi dengan pelatihan manajemen homestay bagi masyarakat lokal.
5. Memperkuat Tata Kelola Keuangan Daerah yang Akuntabel dan Anti Korupsi
Strategi mewujudkan daerah lebih maju tidak akan tercapai tanpa tata kelola keuangan yang bersih. DPRD Jabar mengaspirasikan penguatan fungsi audit internal dan eksternal terhadap semua SKPD. Mereka mendorong penerapan sistem pengadaan barang/jasa secara elektronik penuh (e-purchasing) untuk memotong rantai suap. DPRD juga mengusulkan pembentukan tim investigasi khusus yang menangani indikasi penyimpangan APBD. Selain itu, mereka meminta transparansi dana desa yang disalurkan dari provinsi ke kabupaten/kota. DPRD secara rutin melakukan evaluasi kinerja anggaran berbasis outcome, bukan hanya output. Langkah ini membangun kepercayaan publik dan investor.